Beternak hewan, peternakan ayam dan sapi serta cara membedakan daging sapi
PETERNAKAN AYAM KAMPUNG ORGANIK
Perbedaan Beternak Ayam Kampung Organik Dengan Ayam Kampung Biasa
Ayam organik adalah ayam kampung atau ayam jenis lainnya yang dipelihara secara khusus. Selama pemeliharaan ayam kampung ini mesti bebas dari bahan-bahan kimia sintetis. Pakan untuk ayam kampung organik berupa campuran dedak, tepung singkong, tepung ikan dan jagung. Vitamin dan hormon pemacu tumbuh tidak diberikan untuk ayam kampung yang dipelihara atau yang dibudidayakan secara organik ini. “ Namun pada prinsipnya beternak atau budidaya ayam kampung organik sama dengan cara beternak ayam kampung pada umumnya, bedanya adalah cara memeliharanya saja guna menghasilkan daging ayam yang rendah lemak. Mulai dari awal telur menetas hingga pada proses pemasaran semua proses dan cara beternaknya adalah organik. Jadi semua proses beternak ayam kampung ini tidak menggunakan bahan-bahan kimia, vaksin dan antibiotik atau obat-obatan yang berbahaya lainnya,”
Beternak ayam kampung organik lebih menguntungkan dari pada beternak/budidaya ayam kampung dengan cara biasa, Beternak ayam kampung dengan cara organik masa/waktu panennya menjadi lebih singkat, keuntungan finansial yang kita peroleh dari beternak/budidaya ayam jenis pedaging ini sangat mengiurkan. Apalagi pemeliharaan ayam organik paling cepat bisa berlangsung selama 25 hari.
Perbedaan Beternak Ayam Kampung Organik Dengan Ayam Kampung Biasa
Perbedaan lainnya, budidaya ayam kampung organik tidak dengan cara diumbar seperti pada pemeliharaan ayam pada umumnya. Tapi pemeliharaan ayam kampung organik secara semi intensif. Ayam ini tetap diumbar namun di area yang terbatas supaya ayam-ayam tersebut tetap sehat karena jika ayam ini dikurung di dalam kandang saja maka mereka tidak bisa tumbuh berkembang dengan baik.
Lokasi Kandang Ayam Kampung Organik
Lokasi kandang ayam kampung organik sebaiknya tidak terlalu dekat dengan rumah penduduk tujuannya adalah untuk menghindarkan dari gangguan stres atau pun penyebaran virus, karena ayam kampung yang dipelihara secara organik mudah terserang penyakit. Kandang yang digunakan untuk memelihara ayam kampung organik sebaiknya mendapat sinar matahari yang cukup, selain itu kotorannya harus sering dibersihkan.
Keunggulan / Kelebihan Ayam Organik
Ayam organik atau ayam kampung organik mempunyai banyak sekali keunggulan seperti dagingnya berwarna kemerahan, seratnya halus, dan keunggulan lainnya dari ayam organik yaitu rasa dagingnya yang sangat gurih. Ayam kampung organik juga memiliki jumlah protein dapat mencapai 2 kali lipat lebih tinggi dari ayam kampung biasa, sekitar 15,15 g/100 gram. ‘Mengkonsumsi daging ayam organik sangat menyehatkan karena bebas residu, Dengan keunggulan / kelebihan-kelebihan itu wajar permintaan ayam organik mengalir deras.
Mungkin salah satu yang mendorong besarnya permintaan terhadap daging ayam kampung organik adalah karena ayam organik cocok dikonsumsi oleh mereka penderita autis,
Hal-Hal Yang Ditemui Dalam Beternak Ayam Kampung Organik
Pada saat ini, barangkali untuk menghasilkan ayam kampung organik tidaklah mudah itu dikarenakan oleh beberapa masalah, Masalah-masalah yang dimaksud yaitu:
- Bibit ayam yang dijual di pasar masih menggunakan sistem pemeliharaan/budidaya konvensional, misalnya bibit ayam broiler/pedaging dan ayam petelur. Untuk bibit, barangkali mungkin hanya ayam kampung yang bisa untuk menjadi bibit organik, sebab bisa dibuat sendiri.
- Bahan pakan yang digunakan atau yang diberikan untuk ayam kampung organik. Dewasa ini cukup sulit dicari di pasaran, bahan-bahan pakan yang dihasilkan dari pertanian organik, misalnya seperti dedak, jagung, tepung ikan dan lain sebagainya.
- Peternakan ayam saat ini masih bergantung pada penggunaan obat-obat antibiotik dalam pakannya. Sebab, dari beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa penggantian antibiotik dengan pribiotik, herbal atau produk organik lainnya akan menurunkan produksi ayam dan bisa meningkatkan angka kematian terhadap ayam tersebut. Ini berarti akan menurunkan tingkat keuntungan yang diperoleh oleh para peternak ayam.
- Ketergantungan ayam terhadap vaksinasi masih sangat tinggi, dan belum tergantikan.
Demikianlah sedikit informasi mengenai hal-hal yang harus diperhatikan dalam beternak ayam kampung organik, semoga uraian singkat tentang peternakan ayam organik ini bermanfaat bagi kita semua, data ini kami olah dari beberapa sumber
PETERNAKAN SAPI
Informasi Peternakan - Daging sapi gelonggongan adalah daging yang sebelum disembelih atau dipotong terlebih dahulu diminumi air secara berlebihan, salah satu cara yang biasa dilakukan oleh oknum pedagang nakal yaitu dengan memasukkan selang air kedalam mulut sapi. Bahkan tak jarang sapi pingsan karena kelebihan minum air, setelah diberi minum air yang berlebihan baru sapi tersebut disembelih. Tujuan sapi di gelonggongkan yaitu untuk mendapatkan timbangan lebih berat. Sehingga nantinya harga jual daging menjadi lebih mahal.
Cara Membedakan daging sapi yang masih segar dengan daging sapi gelonggonangan
Daging sapi Gelonggongan ini sangat merugikan konsumen atau pembeli daging sapi, karena mutu dari daging sapi gelonggongan ini sangat buruk akibat kadar air yang sangat tinggi pada daging. Pembeli daging sapi tanpa disadari telah membayar lebih tinggi untuk harga daging karena bobot dari daging sapi tersebut yang semakin berat akibat dari kadar air yang berlebihan. Selain itu kadar air yang terlalu tinggi di dalam daging sapi tersebut juga rentan terinfeksi bakteri penyakit.
Oleh karenanya masyarakat atau konsumen daging sapi harus lebih teliti lagi dalam mengenali ciri-ciri daging sapi yang berkualitas sehingga tidak tertipu dalam membeli daging sapi. Sebelum membeli daging sapi, yang perlu kita perhatikan adalah ciri daging sapi segar antara lain yaitu, warnanya merah terang, tekstur dagingnya kenyal, lemak pada daging berwarna kekuningan dan biasanya, daging sapi asli dijual dengan cara digantung.
CIRI-CIRI DAGING SAPI GELONGGONGAN
Daging jenis “glonggongan” (yang sering disebut daging basah) biasanya dijual dengan harga yang lebih murah dari daging biasa (daging kering). Selisih harganya bisa mencapai Rp. 5000,- tetapi jika dihitung dari segi ekonomis sebetulnya daging sapi gelonggongan ini lebih mahal karena 30 % dari beratnya adalah air.
Ciri-ciri Daging sapi gelonggongan, yaitu sebagai berikut :
1. Berwarna pucat
2. Konsistensi daging lembek
3. Permukaan daging sapi gelonggongan terlihat basah
4. Biasanya penjual tidak menggantung daging gelonggongan tersebut karena apabila digantung air akan banyak menetes dari daging tersebut
Itulah sedikit informasi yang kami rangkum dari beberapa sumber mengenai daging sapi gelonggongan dan ciri-ciri daging sapi golonggongan.
=============
PETERNAKAN SAPI
CIRI – CIRI DAGING SAPI YANG BAIK DAN BERKUALITAS BAGUS
TERNAK SAPI - Daging sapi termasuk salah satu lauk yang sangat difavoritkan oleh semua orang, karena daging sapi rasanya yang sangat lezat, kaya gizi, dan daging sapi dapat memberikan manfaat yang luar biasa bagi kesehatan tubuh manusia asalkan daging sapi ini diolah dengan cara yang benar. Meskipun harga daging sapi lumayan tinggi, namun permintaan akan daging sapi tetap tinggi.
KARAKTERISTIK DAGING SAPI
Dengan kondisi tersebut banyak dimanfaatkan oleh sebagian oknum pedagang daging yg demi untuk mendapatkan keuntungan lebih, mereka dengan sengaja melakukan kecurangan, misalnya : menjual daging sapi sisa kemarin, menggelonggong daging, mencampur daging sapi dengan daging babi dan lain sebagainya. Kondisi tersebut membuat daging sapi yang awalnya sehat untuk dikonsumsi justru menjadi berbahaya bagi kesehatan.
Lalu bagaimana cara untuk menghindari pedagang daging yang curang tersebut?? Tentu saja kita harus pandai dalam membedakan mana daging sapi yang segar dan mana yang tidak segar. Nah, agar lebih jelasnya,
berikut ini sedikit informasi mengenai Ciri-ciri Daging Sapi Yang Berkualitas baik, diantaranya yaitu :
- Warna daging sapi akan bervariasi itu tergantung dari jenis hewan secara genetic dan umur nya, misalkan daging sapi potong akan tampak lebih gelap dari pada daging sapi perah, dan juga daging sapi muda akan terlihat lebih pucat dari pada daging sapi dewasa.
- Jika kita tekan dengan jari daging sapi yang masih segar akan memiliki konsistensi kenyal.
- Daging sapi yang segar mempunyai permukaan yang relative kering
- Daging sapi yang berkualitas baik mempunyai rasa gurih dan aroma yang sedap.
- Biasanya daging sapi yang berkualitas baik akan dijual dengan cara di gantung
DAGING SAPI
Dari ciri-ciri tersebut apabila sudah memenuhi kriteria seperti diatas, maka sudah bisa dipastikan bahwa daging sapi yang kita beli adalah daging sapi yang berkualitas baik. daging yang berkualitas baik akan memberikan kesehatan bagi tubuh kita.
Dengan kita mengkonsumsi daging yang berkualitas baik maka asupan nutrisi pada tubuh kita akan sangat baik sekali.
========
PETERNAKAN / SAPI
Cara Membedakan Daging Sapi dan Daging Babi - Selama ini daging sapi menjadi daging yang sangat digemari oleh banyak orang. Apalagi di negara Indonesia sendiri banyak penduduknya yang beragama muslim, sehingga otomatis tidak mengkonsumsi daging babi. maka kita harus paham apa saja Perbedaan Karakteristik Daging Sapi dan Daging Babi.
Perbedaan daging sapi dengan daging babi
Ada beberapa perbedaan yang sangat jelas terlihat antara daging sapi dan daging babi. secara kasat mata ada 5 aspek yang terlihat berbeda antara daging Sapi dan daging babi, Perbedaannya yaitu sebagai berikut:
- tekstur
- serat daging
- warna
- tipe lemak
- aroma, dan
Perbedaan Tekstur Daging Sapi dan Daging Babi
Daging sapi memiliki tekstur padat jika kita bandingkan dengan daging babi yang tekstur dagingnya yang lembek dan mudah diregangkan.
Tekstur daging babi sangat kenyal. Sedangkan daging sapi terasa solid dan keras ketika kita pegang sehingga cukup sulit untuk diregangkan.
Perbedaan Serat Daging Sapi dan Daging Babi
Selain dari tekstur daging kita juga bisa membedakan antara daging sapi dan babi berdasarkan dari seratnya. Daging sapi memiliki serat yang terlihat padat dan garis seratnya nampak jelas.
Hal ini sangat berbeda dengan daging babi, daging babi sifat seratnya terlihat agak samar dan renggang. Perbedaan antara daging sapi dengan daging babi ini akan semakin jelas terlihat ketika kedua daging ini diregangkan secara bersamaan.
Perbedaan Warna Daging Sapi dan Daging Babi
Daging babi warnanya lebih pucat bila kita bandingkan dengan warna daging sapi. Selain itu warna daging babi agak mendekati seperti warna daging ayam. Akan tetapi perbedaan ini tidak boleh dijadikan pegangan, karena oleh para pedagang nakal melakukan kecurangan misalnya warna pada daging babi oplosan dikamuflase dengan pelumuran darah sapi tujuannya agar daging babi menyerupai seperti daging sapi.
Jika dilihat ada juga bagian-bagian tertentu dari daging babi yg warnanya sangat mirip dengan daging sapi sehingga bagi orang awam akan sangat sulit untuk membedakannya.
Perbedaan Penampakan Lemak Pada Daging Sapi dan Babi
Perbedaan lemak antara daging babi dan daging sapi terdapat pada tingkat keelastisan-nya. Daging babi mempunyai tekstur lemak yang lebih elastis sedangkan lemak yang terdapat pada daging sapi lebih kaku dan berbentuk. lemak yang terdapat pada daging babi sangat basah dan agak sulit untuk dilepas dari dagingnya sementara lemak yang terdapat pada daging sapi agak kering dan terlihat berserat. Namun kita juga harus sedikit berhati-hati karena pada bagian-bagian tertentu seperti pada ginjal, penampakan lemak babi agak mirip dengan lemak sapi.
Perbedaan Aroma Daging Sapi dan Daging Babi
Daging babi mempunyai aroma yang sangat khas, sementara aroma yang terdapat pada daging sapi anyir. inilah yang menjadi cara yang paling mudah untuk membedakan antara daging babi dan daging sapi.
Akan tetapi kemampuan dalam membedakan melalui aromanya ini mungkin membutuhkan latihan yg berulang-ulang karena perbedaannya tidak terlalu signifikan.
Itulah sedikit tips dan cara dalam membedakan antara daging sapi dengan daging babi yang bisa kita gunakan agar nantinya tidak salah pada saat membeli daging. Karena ini sangat penting bagi kita yang beragama Islam demi menjaga kualitas makanan kita supaya terhindar dari hal-hal yang diharamkan oleh agama.
PENYAKIT SAPI
PENYAKIT ANTHRAX PADA SAPI DAN CARA PENANGGULANGANNYA
Dalam pemeliharaan sapi, salah satu yang menjadi penghambat atau permasalahan yang sering dialami adalah penyakit.
Ternak yang sehat dapat ditandai dengan kondisi didalam tubuh sapi tersebut berfungsi dengan baik. Kemudian juga keadaan dimana aliran cairan di dalam tubuh sapi berfungsi dengan baik dalam penyusunan sel - sel nya. Sebagai seorang peternak kita harus rutin memperhatikan kondisi sapi dan lingkungannya supaya sapi selalu sehat.
Ada banyak faktor yang mempengaruhi terhadap kesehatan ternak sapi. Namun dari sekian banyak faktor, yang paling banyak mempengaruhi terhadap kesehatan sapi yaitu dari lingkungan dan penularannya. Untuk faktor lingkungan, sangat patut untuk diperhatikan yaitu kebersihan lantainya, kelembaban kandang, posisi ventilasi serta aliran udara, usahakan supaya sinar matahari pagi bisa masuk kedalam kandang. Pakan juga menjadi salah satu penyebab ternak terserang penyakit, maka dari itu keseimbangan pakan layak untuk dipertimbangkan dengan baik.
Untuk mencegah ternak terserang penyakit kontrol yang teratur dan pengecekan kondisi sapi secara rutin setiap hari nya.
Dibawah ini adalah jenis penyakit yang biasa menyerang sapi potong dan sapi perah.
PENYAKIT ANTHRAX
Jenis penyakit menular itu sangat banyak baik itu menular antar sesama hewan ataupun penyakit menular dari hewan ke manusia salah satu penyakit menular dari hewan ke manusia adalah ANTRAX. Biasanya penyakit seperti ini disebut zoonosis. Jenis penyakit sapi yang satu ini disebabkan oleh bakteri Bacillus Anthracis yang masuk ke dalam tubuh sapi melalui makanan dan air minum sapi.
Penyakit antrax ini banyak jalan penularannya selain masuk melalui makanan dan air minum yang tidak bersih, penyakit sapi jenis ini juga bisa masuk ke dalam tubuh lewat tanah yang sudah tercemar oleh bakteri dan kemudian masuk melalui pernafasan.
Bakteri ini mempunyai daya tahan yang cukup kuat, meskipun disinfektan terkadang tidak mampu membasmi bakteri ini. Penyebaran penyakit antrax ini pada ternak sapi sangat cepat apabila ternak tersebut kurang diberi makan dan kelelahan, itu apalagi pada saat musim panas maka akan sangat cepat penyebarannya.
Pada umumnya penyakit antrak bisa menyerang semua ternak sapi dari berbagai tingkatan usia dan lebih berbahaya nya lagi penyakit jenis ini dapat juga menular terhadap manusia.
Yang perlu diwaspadai adalah apabila ternak sapi sudah terkena penyakit ini maka usahakan kita tidak terlalu bersentuhan dengan ternak tersebut. Cara penularan penyakit jenis ini terhadap manusia di antaranya yaitu melalui luka atau pernafasan (apabila menghirup bulu sapi yang terinfeksi).
Berikut tanda atau gejala penyakit antrak pada ternak sapi dan cara pengobatannya
- Ciri gejala umum penyakit Antrax pada sapi diantaranya yaitu :
- Sapi demam, lemas dan mudah jatuh
- Terjadi pembengkakan pada bagian bawah perut
- Radang pada bagian limpa dan sapi menjadi diare atau mencret
- Akan terjadi pendarahan di beberapa bagian tubuh sapi
- Nafas tersengah – sengah
- Apabila sudah parah, sapi akan mati secara mendadak
- Beberapa cara menanggulangi dan Melakukan Pengobatan penyakit Antrax pada sapi :
- Pembersihan serta karantina ternak sapi jika di suatu daerah sudah terkena penyakit antrax
- Kemudian pada sapi yang belum terkena penyakit Antrax ini sebaiknya langsung di Vaksinasi secara berkala setiap tahun
- Jangan terlalu sering kontak fisik dengan sapi
- Sapi yang sudah mati jangan memegang langsung bagian luka. bila perlu dibakar bangkainya.
PENYAKIT YANG BIASA MENYERANG TUBUH SAPI
PENYAKIT DEMAM
Penyakit ini pada umumnya disebut demam 3 hari atau dalam istilah kedokteran disebut BOVINE EPHEMERAL FEVER.
Penyebab demam BOVINE EPHEMERAL FEVER (BEF) adalah gigitan nyamuk Culex Sp dan gigitan lalat Cullicoides sp. Penyakit demam ini termasuk mudah untuk diatasi dan tidak menular terutama bagi manusia.
- Ciri-Ciri dan Gejala Umum Penyakit Demam BOVINE EPHEMERAL FEVER (BEF) pada sapi yaitu sebagai berikut :
- Sapi demam tinggi dan terkesan pincang
- Sapi terlihat lemah dan lesu
- Susah bergerak dan berdiri
- Timbul cairan pada bagian hidung dan mata ternak
- Sesak dan gemetaran
- Pada sapi perah, produksi susu akan menurun
- Nafsu makan menurun
- Pencegahan dan Pengobatan Demam pada sapi :
- Berikan obat penurun panas
- usahakan sapi banyak minum air
- Penggunaan insektisida pada kandang
- Lingkungan yang bersih
- Obat tradisional untuk demam BEF yaitu pemberian gula merah dan garam dapur, kemudian diminumkan pada sapi.
- Daging boleh dipotong dan dikonsumsi
Penyakit ingusan ditularkan melalui virus Gamma Herpesvirinae, Biasanya penyakit ini menyerang ternak sapi yang sering digembalakan bercampur dengan hewan lain seperti kambing dan domba. Pada umumnya ternak domba yang telah terserang atau terjangkit penyakit ini tidak menunjukkan tanda-tanda atau gejala apapun, akan tetapi domba yang terjangkit tersebut meninggalkan virus melalui bekas pakan yang telah dikunyah dalam mulut dan dimuntahkan kembali. Kemudian Sapi yang memakan bekas makanan domba tersebut akan terkena penyakit ingusan(malignant catharral fever).
GEJALAN UMUM PENYAKIT INGUSAN PADA TERNAK SAPI
- Ciri-Ciri dan Gejala Umum Penyakit Ingusan (malignant catharral fever) pada sapi yaitu sebagai berikut :
- Sapi terdengar sulit bernafas dan gemetar
- Sapi mulai terlihat meneteskan air liur
- Bagian moncong tampak kering dan terkadang keluar nanah
- Timbul cairan pada bagian hidung dan mata ternak, kemudian lama kelamaan akan berubah dari bentuk encer menjadi lebih kental
- Mata terlihat keruh dan cenderung memutih
- Ternak berjalan sempoyongan dan lemah dan jaringan tubuh rusak serta sapi terlihat kurus
- Apabila sudah parah kulit sapi seperti terkelupas
- Apabila dibiarkan tidak diobati maka sapi akan lumpuh total dan kemudian mati
Cara Pengobatan penyakit ingusan pada sapi
- Cara Penanggulangan dan Pengobatan Penyakit Ingusan pada sapi :
- Jaga kebersihan dan sanitasi kandang
- Pisahkan dan karantina sapi yang terserang penyakit ingusan
- Jaga kebersihan pakan yang akan dikonsumsi oleh sapi
- Jauhkan kandang sapi dari kandang ternak domba yang baru sampai dan belum divaksinasi
- Jangan sering menggembalakan sapi bersamaan dengan kambing atau domba
- Usaha yang dapat anda lakukan yaitu dengan pencegahan infeksi dengan menggunakan antibiotik sehingga gejala penyakit ini tidak meluas
- Usahakan penanganan penyakit ini secara langsung, setelah terlihat gejala ringan, pada umumnya 4 hari setelah terserang penyakit ingusan sapi akan semakin memburuk
- Penyakit Ingusan belum ada obat yang dapat menghilangkan secara keseluruhan, tetapi dapat hilang secara sendirinya jika penanganan cepat dan ternak dipelihara dengan baik
- Konsultasikan dengan dokter hewan terkait pemakaian obat hewan. Ingat, sapi harus segera diobati setelah terlihat gejala ingusan, jangan sampai terlambat karena bisa berakibat fatal.
- Sapi tetap dapat dipotong dan dikonsumsi, namun pada bagian yang terinfeksi harus dibuang.
PAKAN SAPI/ CARA BETERNAK SAPI
PETERNAKAN- Bagi para peternak pengetahuan dasar mengenai pakan sangat penting untuk diketahui guna menunjang sistem atau cara pemberian pakan yang benar pada ternak khususnya ternak sapi. Pakan ternak adalah hal terpenting yang harus diperhatikan dalam suatu usaha ternak sapi. mengingat pakan sangat berpengaruh terhadap perkembangan dan pertumbuhan ternak sapi. Pada umumnya sapi yang biasa di jadikan ternak adalah jenis sapi perah dan sapi pedaging. Kedua jenis sapi tersebut sangat memerlukan pakan ternak yang baik supaya dapat menopang pertumbuhannya.
Didalam pemberian jumlah pakan berdasarkan periode ternak sapi misalnya seperti anak sapi sampai sapi dara, masa periode bunting, masa periode kering dan laktasi. Pemberian konsentrat pada anak sapi lebih tinggi dari pada rumputan.
Makanan ternak yang berupa rumput untuk sapi dewasa biasanya diberikan sebanyak 10% dari bobot badannya dan pakan tambahan sebanyak 1-2% dari Bobot badan.
Pada sapi yang sedang menyusui (laktasi) membutuhkan pakan tambahan sebanyak 25% pakan hijauan dan konsentrat dalam ransumnya.
Biasanya para peternak memberikan rumput sebagai makanan utama ternak, namun sebaiknya di imbangi dengan pakan ternak fermentasi dan pakan ternak sapi konsentrat. Mengingat kebutuhan pakan sapi sangat membantu dalam menambah Gizi dan nutrisi yang dibutuhkan oleh sapi.
Dibawah ini adalah pakan/makanan ternak sapi berupa rumput
- Rumput grinting
- Rumput lapangan
- Rumput tanaman
- Rumput kolonjono
- Rumput benggala
- Daun leguminoss
- Rumput tuton
pakan ternak sapi konsentrat
Makanan ternak sapi konsentrat adalah jenis pakan campuran yg biasa diberikan untuk hewan ternak, seperti Sapi maupun kambing. Pakan konsentrat mempunyai kandungan gizi yang sangat tinggi yang baik untuk pertumbuhan ternak sapi. Kemudian selain dari itu biasanya para peternak sapi menggunakan rumput sebagai makanan ternaknya.
pakan/makanan ternak sapi fermentasi
dipasaran harga pakan ternak sangat bervariasi, Karena itu tergantung dari distributor yang menjual barangnya. Pada saat ini banyak masyarakat atau para peternak sapi yang memanfaatkan jerami padi sebagai bahan pakan fermentasi, dikarenakan kandungan gizi yg terdapat didalam pakan fermentasi dapat mencukupi kebutuhan tubuh sapi.
pakan ternak sapi fermentasi dibuat untuk mengefisiensikan dalam penyediaan makanan ternak. pada saat ini makanan ternak sapi fermentasi menggunakan bahan dari limbah pertanian. Selain dari itu makanan ternak sapi fermentasi dapat juga menggunakan limbah hijauan dari makanan ternak. Makanan ternak fermentasi juga baik untuk menambah gizi dan nutrisi pada ternak sapi.
Dibawah ini merupakan jenis pakan fermentasi yang baik untuk ternak sapi
Jerami adalah salah satu limbah yang mempunyai manfaat sebagai makanan fermentasi untuk ternak sapi. Jerami termasuk salah satu limbah dari pertanian yang sangat mudah untuk difermentasi.
Tangkai Jagung kering dapat dijadikan sebagai bahan utama untuk membuat pakan sapi fermentasi. Sudah banyak peternak sapi yang memanfaatkan Tangkai Jagung kering sebagai bahan untuk membuat pakan sapi fermentasi untuk ternaknya.
Rumput
Rumput adalah salah satu jenis pakan yang baik untuk ternak sapi, pada umumnya yang sering dijadikan pakan fermentasi yaitu rumput yang telah tua ataupun rumput yang sudah kering. ada baiknya rumput yang telah tua tidak dibuang, tapi di coba untuk di fermentasikan sebagai makanan tambahan ternak.
Nilai gizi suatu bahan pakan ternak sapi, selain ditentukan oleh kandungan zat gizinya juga ditentukan oleh kemampuan degradasi dan juga adaptasi terhadap kecernaan makanan dan yang terutama kandungan lignin yang biasanya cukup banyak terdapat pada limbah pertanian
Pakan Hijauan Untuk Ternak Sapi
- Rumput gajah, di dalam rumput gajah terkandung protein 8,4-11,4%, serat kasar 29,5-33% daya cerna 52%, lemak 1,7-1,9%.
- Tanaman leguminosae semak mengandung protein tinggi contohnya seperti Gamal (Gliricidia sepium), Kaliandra (Calliandra calothrysus) dan Lamtoro (Leucaena leucocephala),.
- Tanaman legum merambat contohnya seperti Kacang Sentro (Centrosema pubescens), Kacang Ruji (Pueraria phaseoloides) dan Kembang Telang (Clitoria ternatea).
- Jerami termasuk salah satu sumber pakan ternak sapi yang berkualitas rendah, kandungan yang terdapat di dalamnya yaitu protein 4,5 – 5,5% dan lemak 1,4 – 1,7% daya cerna 30% (seandainya sapi makan 10kg jerami maka yang diserap tubuh hanya 3 kg, sedangkan lainnya menjadi kotoran).
Bahan Pakan Non Hijauan Untuk Ternak Sapi
1. Dedak padi
Dedak padi yaitu kulit gabah halus yg bercampur dengan sedikit pecahan beras dan daya cernanya sedikit rendah. di dalam dedak padi terdapat kandungan nutrisi : 10.6%, protein, 32.4%, air, 4.1% bahan ekstrak tanpa N, 35.3%, lemak dan 16% abu serta serat kasar, 1.6%.
2. Bungkil kelapa
Bungkil kelapa yaitu hasil sisa dari proses pembuatan minyak kelapa dan ekstraksi minyak yang didapat dari daging kelapa yang sudah dikeringkan terlebih dahulu. Dalam hal pemberiannya tergantung pada bobot badannya yaitu antara 1.5 sampai 2.5 kg/ekor/hari. Berikut adalah Analisa nutrisi : 11.6% air, protein 18.7% , bahan ekstrak tanpa N 45.5% , serat kasar 8.8% , lemak 9.6% dan 5.8% abu serta nilai Martabat Pati 81.
3. Dedak jagung
Jenis pakan yang satu ini sangat baik diberikan pada ternak. Berikut ini Analisa nutrisi : 9.9% air, protein 9.8% , bahan ekstrak tanpa N 61.8% , serat kasar 9.8%, lemak 6.4%dan 2.3% abu serta nilai Martabat Pati adalah 68.
4. Bungkil kacang tanah
Dipakai sebagai komposisi pada ransum konsentrat untuk ternak sapi, babi dan ternak ayam, akantetapi harus dibatasi jumlah pemberiannya karena didalam bungkil kacang tanah kadar lemaknya sangat tinggi dan harganya relatif mahal. Berikut ini merupakan Analisa nutrisi: 6.6% air, protein 42.7%, bahan ekstrak tanpa N 27%, serat kasar 8.9%, lemak 8.5% dan 6.3% abu serta nilai Martabat Pati adalah 80.
5. Kulit Kopi
Pada proses pengolahan kopi akan dihasilkan kulit kopi 45%, lendir 10%, kulit ari 5% dan biji kopi 40%. Penggunaan kulit kopi sebagai pakan ternak sapi pada usaha pembibitan bisa menggantikan konsentrat komersial sampai 20%.
6. Onggok
Onggok adalah hasil dari sisa dalam pembuatan tepung kanji, bisa diberikan pada ternak sapi dan ternak peliharaan yang lainnya sebagai pakannya. Berikut ini adalah Analisa nutrisi: air 18.3%, protein 0.8%, bahan ekstrak tanpa N 78%, serat kasar 2.2%, lemak 0.2% dan 2.5% abu serta nilai Martabat Pati adalah 76.
7. Kulit Kakao
Limbah dari pengolahan buah kakao yang bisa dipakai sebagai bahan pakan ternak sapi diantaranya yaitu kulit luar dan kulit biji. Dari sebuah penelitian pemakaian limbah kakao pada ternak ruminansia, menunjukkan yang bahwa penggunaan kulit luar kakao pada taraf 30% tanpa pengolahan, bisa menurunkan kecernaan in vitro. Sedangkan pemanfaatannya dalam usaha pembibitan bisa mencapai 20% dalam konsentrat komersial.
8. Kulit Kacang Tanah
Pemakaian kulit kacang tanah sebagai makanan ternak termasuk ternak sapi belum optimal, sebagian besarnya hanya dibuang ataupun dibakar. Penggunaan kulit kacang tanah dalam usaha pembibitan bisa mencapai 20 persen dalam konsentrat komersial.
9. Kacang Kedelai dan Ikutannya
Hasil ikutan kacang kedelai yang banyak dipakai sebagai ransum ternak sapi diantaranya yaitu ampas tahu, kedelai afkir, jerami kedelai dan ampas kecap. Penggunaan bahan pakan ternak asal kacang kedelai dan ikutannya bisa digunakan semaksimal mungkin.
Data ini diolah dari berbagai sumber
Belum ada Komentar untuk "Beternak hewan, peternakan ayam dan sapi serta cara membedakan daging sapi "
Posting Komentar