PETERNAKAN AYAM
Jenis-jenis ayam peliharaan dan Perbedaan ayam ras dan ayam bukan ras
Jenis-jenis ayam peliharaan- Ayam peliharaan (Gallus gallus domesticus) merupakan unggas yang biasa dipelihara atau diternakkan orang untuk dimanfaatkan untuk kebutuhan hidup pemeliharanya. Ayam peliharaan juga merupakan keturunan langsung dari subspesies ayam hutan yg dikenal sebagai ayam hutan merah atau ayam bangkiwa (bankiva fowl).
Dari hasil kawin silang antarras ayam telah menghasilkan ratusan galur murni atau galur unggul dengan bermacam-macam fungsi; yang paling umum yaitu ayam potong (untuk disembelih) dan ayam petelur (untuk diambil telurnya). Jenis Ayam biasa juga dapat dikawin silangkan dengan kerabat dekatnya seperti : ayam hutan hijau, yang nantinya akan menghasilkan hibrida mandul yg jantannya lebih dikenal sebagai ayam bekisar.
Masyarakat indonesia lebih mengenal dengan istilah ayam ras dan ayam bukan ras (buras, atau kampung). Pengertian "ayam ras" menurut istilah itu yg dimaksud sebenarnya yaitu ras yang dikembangkan untuk usaha komersial masal, seperti jenis Leghorn (lehor). Ke dalam kelompok ayam buras terdapat juga ras lokal ayam yang khas tapi tidak dikembangkan untuk usaha komersial massal.
Perbedaan ayam ras pedaging dan ayam ras petelur
Ayam juga merupakan salah satu hewan yang tergolong dalam pembagian hewan unggas. Seperti hewan unggas lainnya, hewan yang satu ini bukanlah hewan yang bisa terbang jauh. Ayam mempunyai sayap seperti burung, tetapi sayap yang dimiliki ayam tidak mampu membuat dirinya terbang jauh seperti halnya burung. Jika kita lihat dari jenis perawatan hewan, ayam termasuk salah satu hewan yang cukup mudah untuk dipelihara. Jika ayam tersebut mempunyai sumber makanan yg cukup, hal itu akan membuat ayam akan mudah dan dapat dipelihara dalam waktu lama.
Jika dilihat dari fungsinya, Ayam mempunyai beraneka ragam fungsi yaitu ayam petelur(layer) dan ayam pedaging(Broiler). Ayam petelur yaitu ayam yang dimanfaatkan telurnya sedangkan ayam pedaging yaitu ayam yang berguna untuk dimanfaatkan dagingnya. Untuk lebih jelasnya, dibawah ini akan dijelaskan perbedaan ayam ayam petelur dan ayam pedaging:
- Ayam ras petelur
Ayam ras ini adalah hasil rekayasa penyilangan pengembangan dari ayam betina. Ayam petelur ini pun diciptakan hanya untuk bertelur. Ayam petelur biasa disebut dengan nama ayam layer. Ayam jenis ini hampir tiap hari dapat bertelur. Sama dengan ayam pedaging/broiler, ayam petelur pun harus mempunyai perlakuan khusus, diantaranya seperti menjaga makannnya dan menjaga perawataannya. Pakan atau makanan yang diberikan pun harus pakan yang dapat membuat ayam selalu bertelur.
- Ayam ras pedaging (Broiler)
Ayam pedaging atau disebut juga broiler merupakan jenis ayam yg diciptakan khusus dengan sistem penyilangan bibit-bibit ayam terbaik. Ayam pedaging atau broiler berwarna putih. Ayam pedaging dapat tumbuh dengan cepat, rata-rata pertumbuhan siap panen ayam broiler/ayam pedaging yaitu 21 hari sampai 35 hari dengan rata-rata bobot badan dari berat 1 kg sampai 1,8 kg. Untuk memelihara ayam broiler/ayam pedaging pun membutuhkan perlakuan khusus, diantaranya yaitu dengan memperhatikan ukuran kandang, pemilihan pakan/makanan yang tepat dan kegiatan vaksianasi yang tepat. Ayam broiler atau ayam pedaging memerlukan pakan atau makanan yang mempunyai sumber vitamin dan protein yang tinggi. Tujuannya untuk mencapai target pertumbuhan ayam yang cepat. Bagi para peternak pun tidak perlu resah karena dari pihak pabrik yang menyediakan bibit ayam ini pun menyediakan makanan ataupakan yang baik untuk ayam tersebut.
===========================================================
Perbedaan ayam ras dan ayam bukan ras
Jika kita berbicara tentang ayam, kita akan berbicara mengenai perbedaan antara beberapa jenis ayam. Seperti kita ketahui, ayam terdiri dari banyak jenis. Akantetapi kalau kita bandingkan menurut golongannya secara umum, ayam memiliki dua jenis, yang pertama yaitu ayam ras dan yang kedua ayam bukan ras. Untuk lebih jelasnya dibawah ini akan menjelaskan mengenai perbedaan antara ayam ras dan ayam bukan ras.
Pada zaman modern seperti saat sekarang ini, begitu banyak penelitiian dan pengembangan di lakukan di berbagai aspek oleh pemerintah dan pihak swasta. Mereka berlomba-lomba menciptakan berbagai terobosan baru dan inovasi baru untuk menciptakan segala sesuatu yang praktis dan mudah dilakukan. Begitupan dengan bidang peternakan. Hampir seluruh dinas peternakan di berbagai negara menciptakan inovasi atau melakukan pengembangan terhadap hewan ternak. Mereka berlomba lomba membuat bagaimana hewan ternak agar dapat menghasilkan kualitas yang bagus, bergizi, cepat panen dan mudah diternakan. Salah satu hewan yang menjadi bahan pengembangan yaitu ayam. Ayam pun dilakukan pengembangan sehingga menjadi 2 bagian, yaitu ayam ras dan ayam bukan ras.
Dibawah ini adalah penjelasan mengenai ayam ras dan ayam bukan ras:
- Ayam Ras
Ayam ras adalah ayam hasil budidaya teknologi. Ayam ras bertipikal pertumbuhan yang cepat, daging lebih banyak, makanan/pakan irit dan umur panen ayampun lebih cepat yaitu sekitar 21 hari sampai 35 hari. Ayam ras didapat dari hasil penyilangan dari beberapa ayam unggul dari berbagai daerah. Pada dasarnya, ayam ras dapat di bagi menjadi 2 bagian, yaitu ayam ras petelur dan ayam ras pedaging. dari gambar diatas dapat kita lihat, gambar ayam yang pertama yaitu ayam yang berwarna putih itu merupakan ayam ras jenis pedaging, pada ayam jenis ini yang dimanfaatkan yaitu dagingnya. Kemudian pada gambar ayam yang kedua yang berwarna cokelat, itu merupakan ayam ras jenis petelur, sesuai dengan namanya ayam jenis ini hanya diciptakan untuk diambil telurnya.
- Ayam bukan Ras
Ayam bukan ras adalah ayam asli tanpa melakukan pengembangan. Ayam jenis ini biasanya disebut juga dengan ayam kampung. Ayam jenis ini biasanya para peternak bisa memanfaatkannya dari berbagai aspek ayam, dapat dimanfaatkan dagingnya, dan juga telurnya. Ayam jenis ini dapat dipanen ketika sudah berumur 3 bulan hingga 6 bulan. perawatan ayam bukan ras bisa dibilang mudah. Hal ini dikarenakan ayam jenis ini dapat dipelihara secara sampingan. Ayam bukan ras bisa dipelihara lepas disekitar lingkungan rumah. Ayam bukan ras memiliki kandungan protein yang sangat tinggi apabila dibandingkan dengan ayam ras.
Demikianlah beberapa perbedaan ayam ras pedaging dan ayam ras petelur, serta perbedaan ayam ras dan ayam bukan ras yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat dan berguna bagi kita semua.
=============
PETERNAKAN AYAM
Jenis-Jenis Ayam Hias
Jenis-Jenis Ayam Hias - Ayam hias adalah jenis ayam yang mempunyai bentuk dan postur badan yang cantik dan cocok dipelihara sebagai hewan peliharaan yang eksotis , jenis-jenis dari ayam hias pun beragam dan banyak sekali , mulai dari jenis ayam hias yang asli indonesia sampai jenis ayam hias yang berasal dari luar negri.
Hal yang membuat ayam hias banyak di minati dan dicari oleh masyarakat adalah karena bentuk dari ayam ini yang cukup unik dan lain dari pada jenis ayam pada umumnya hanya saja untuk segi harganya ayam hias termasuk ayam yang mahal karena ayam hias biasanya sangat sedikit dipelihara dan mungkin hanya beberapa peternakan ayam saja yang membudidayakannya. Ayam hias berbeda dengan ayam kampung atau ayam hutan yang mempunyai bentuk yang hampir mirip dengan ayam hias biasanya mempunyai bentuk yang sedikit berbeda dengan ayam lainnya seperti misalnya ayam hias sedikit lebih pendek atau kate selain itu bulu ayam ini yang berwarna-warni yang bisa membuat mata segar jika melihatnya.
Di negara indonesia terdapat beberapa jenis ayam hias yang sangat banyak peminatnya, berikut ini jenis - jenis ayam hias yang banyak di minati oleh para pecinta ayam hias di Indonesia
Ayam bekisar yaitu hewan khas Pulau Kangean, Kab. Sumenep, jawa timur. jenis ayam yang menjadi kebanggaan bagi orang yang berasal dari jawa timur. Jenis Ayam ini adalah ayam hasil persilangan antara ayam kampung betina dengan ayam hutan hijau. Kemudian ciri khusus dari ayam bekisar yang paling menonjol yaitu bentuk bulu leher yang ujungnya bulat atau lonjong bukan lancip. bila dibandingkan dengan ayam jenis biasa maka akan nampak jelas. Ayam Bekisar warna bulunya lebih indah dan terlihat cantik, berdasarkan warna bulunya ada 3 jenis ayam bekisar:
- Ayam Bekisar Hitam
- Ayam Bekisar Putih
- Ayam Bekisar Multi Warna
Di Indonesia Ayam sebright disebut juga dengan ayam batik. Disebut ayam batik karena corak warna ayam ini menyerupai motif batik. Ayam hias ini yang berwarna cokelat dan Gold disebut juga ayam sebright Kanada. Ayam yang memiliki bentuk unik ini berasal dari Inggris dan dikembang oleh Sir John Saunders.
Pada awalnya Ayam hias ini memiliki sebuah komunitas penggemar tersendiri yg mana pada awal-awalnya mereka dipelihara sebagai salah satu hewan unggas untuk sebagai pameran saja. Diantara ayam hias ini yang cukup terkenal yaitu ayam “Bantam Breeds".
Meskipun pada saat itu ayam hias ini adalah ayam yang cukup populer di kalangan para pecinta ayam hias, akantetapi dalam pengembangbiakan ayam hias ini seringkali mengalami kesulitan.
Jenis Ayam hias ini terus dipelajari secara ilmiah karena ayam hias ini memiliki warisan berupa warna tertentu yang mempunyai karakter yang sangat unik. Ayam Sebright memiliki postur badan yang relatif kecil, telurnya juga kecil, dan dipelihara bukan untuk ayam potong, hanya untuk ayam hias.
Dari sebuah sumber disebutkan bahwa Ayam Sebright merupakan ayam yang berasal dari Inggris, diketemukan oleh Sir John Sebright. Ayam sebright mempunyai keunikan seperti ekor pada jantan sama dengan pada betina dan bulu batik. Di indonesia ayam jenis ini dikenal dengan nama ayam batik, ayam sebright dengan warna emas atau coklat disebut sebright Kanada dan yang berwarna abu-abu disebut ayam sebright Itali. Ayam sebright termasuk juga ayam kate atau ayam bantam
Ayam Hutan Srilangka dikenal juga dengan sebutan Ayam Hutan Ceylon yaitu anggota keluarga burung yg endemik di srilangka. Hewan jenis ini menjadi burung kebangsaan bagi negara srilangka. Ayam hutan Sri Lanka berkaitan erat dengan ayam hutan Merah (G. gallus), atau sejenis ayam hutan liar yg menjadi asas bagi ayam peliharaan pada saat ini.
Ayam Sumatera merupakan ayam lokal asli Indonesia yang banyak terdapat di Sumatera Barat. Oleh karena itu, jenis ayam lokal ini diberi nama ayam Sumatera. Memiliki postur badan tegap dan gagah, namun ukuran badannya relatif kecil. Ayam Sumatera jantan mempunyai kepala kecil, tapi tengkoraknya lebar.
Bentuk pipinya penuh atau padat, Ayam sumatera memiliki kening yang tebal dan pialnya menggantung ke bawah. Kemudian paruh ayam Sumatera pada umumnya pendek dan kukuh berwarna hitam dan kuping kecil serta berwarna hitam. Ayam Sumatera mempunyai jengger berbentuk wilah dan berwarna merah.
Jenis ayam hias ini juga memiliki kulit muka berwarna merah atau hitam dan ditumbuhi bulu-bulu halus yang jarang. Ayam Sumatera yang jantan memiliki bobot badan sekitar 2 kg, sedangkan ayam Sumatera betina memiliki berat badan lebihkurang sekitar 1,5 kg.
5. Ayam Kapas atau Silkie Hen
Di Indonesia ayam silkie lebih dikenal dengan nama ayam kapas. Jenis ayam hias ini memiliki bulu yang halus seperti kapas dan sangat unik. Kemungkinan ayam hias ini berasal dari China, mempunyai bulu seperti kapas yg mengembang berdiri sehingga akan terlihat besar dari kejauhan. Warna bulunya putih, kemudian dibelakang jengger terdapat jambul yg tumbuhnya mengarah ke belakang. Berat ayam Silkie Hen yang jantan 0,8 kg dan yang betina 0,6 kg. Bulu ayam Silkie/kapas yang panjang yang berfungsi untuk menjaga tubuhnya tetap hangat pada saat iklim dingin di china yg terkadang datang secara tiba-tiba. Ayam ini sama seperti ayam poland karena keunikan bulu, ayam jenis ini sering dijadikan sebagai ayam lomba di beberapa negara. Ayam hias jenis ini juga memiliki keunikan lainnya seperti jari kaki ada 5 berbeda dengan ayam pada umumnya yang hanya berjari 4.
Selain itu daging dan tulang ayam kapas/Silkie Hen berwarna hitam dan dipercaya memiliki banyak sekali khasiat.
Ayam randah batu merupakan salah satu ayam asli Indonesia yang berasal dari daerah Sumatera Barat.
Ayam Randah Batu tergolong ke dalam kelas ayam kate. Karakteristik yang mencolok dari ayam Randah Batu terlihat pada kaki dan ruas jarinya yang pendek serta badan yang nampak kekar semakin terlihat jelas karena lingkaran kakinya yang cukup besar.
Sama seperti ayam kampung pada umumnya, Sementara warna bulu ayam randah batu yang sangat menarik membuat jenis ayam dijual dengan berbagai varian warna, seperti jengger wilah, sumpel dan lain sebagainya.
Naked neck dalam bahasa Inggris sederhana dapat diartikan sebagai leher telanjang. ayam jenis ini tidak mempunyai bulu di bagian leher dan kepalanya. Ayam Naked Neck juga dikenal sebagai transylvanian naked neck karena berasal dari daerah Transylvania. Ayam jenis ini disebut juga dengan nama turken atau Kaalnek.
Ayam nunukan adalah ras ayam lokal yang sangat terkenal di daerah Nunukan, Tarakan. Ciri-Ciri utama dari ayam nunukan yaitu terdapat pada ekor bagian belakangnya yg tidak berkembang.
Sehingga ayam nunukan ini tampak seperti tidak memiliki ekor. bulu ayam ini berwarna coklat dengan sedikit warna hitam pada ujungnya merupakan ciri khas lain yang nampak dominan pada ayam nunukan.
Ayam Nunukan pertumbuhannya berkisar di angka 20 sampai 30% pertahunnya, Sehingga membuat pertumbuhan ayam nunukan jauh lebih cepat dari pada jenis ayam lain. Ditambah lagi produksi telurnya yg dinilai rata-rata jauh lebih tinggi dari pada ayam kampung lainnya.
9. Ayam Modern Game Bantam
Ayam modern game Bantam merupakan jenis ayam hias yang berasal dari Britania Raya (Inggris) antara tahun 1850 sampai 1900. Ayam modern game bantam merupakan ayam yang dikembangbiakkan untuk tujuan ayam hias, bobot badannya hanya sekitar satu kilogram, namun yang unik dari ayam Modern game bantam yaitu kakinya yang panjang.
Dengan kaki yg panjang dan memiliki badan yang tegak, ayam hias jenis ini sering diperlombakan dalam kontes ayam hias di negara Inggris. Untuk memelihara ayam modern game bantam tidak perlu tempat yang luas, cukup menyediakan kandang dengan ruang yang cukup.
Ayam hias yang satu ini membutuhkan pakan yang rendah kalori untuk menjaga bentuk tubuhnya tetap ramping.
===============
PETERNAKAN AYAM
Perbedaan Ayam Kampung dan Ayam Negeri (horn)
Beberapa perbedaan antara Ayam Kampung dan Ayam Negeri (horn) sangat mencolok kalau masih utuh. Ayam negeri atau ayam horn mempunyai bau khas dan memiliki daging yang cukup banyak dan mudah empuk pada saat proses memasaknya. Sedangkan Ayam Kampung mempunyai daging sedikit serta lama pada saat proses memasaknya.
Pada Umumnya daging ayam dapat dibedakan menjadi 2, yaitu daging ayam kampung atau ayam buras dan ayam ras atau disebut juga ayam broiler. Perbedaan kedua ayam ini cukup mencolok baik dari segi pemeliharaaan/perawatan sampai kualitas dagingnya.
- Ayam Kampung pemeliharaan tradisional, dilepaskan.
- Ayam Kampung bisa dipanen lebih dari 6 bulan
- Jumlah Daging Ayam Kampung lebih sedikit
- Rasa Ayam Kampung lebih lezat buat kaldu
- Lemak Ayam Kampung lebih sedikit
- Semua bagian tubuh dari Ayam Kampung bisa dikonsumsi
- Telur Ayam Kampung bisa dijadikan campuran jamu
- Harga Ayam Kampung lebih mahal
- Jenis ayam ini diternakkan atau dikembangbiakkan dalam kandang
- AYAM NEGERI/HORN/BROILER Sudah dapat dipanen dalam waktu 3 bulan
- Jumlah Daging AYAM NEGERI/HORN/BROILER lebih banyak
- Jumlah Lemak AYAM NEGERI/HORN/BROILER lebih banyak
- AYAM NEGERI/HORN/BROILER Dapat Diambil Dagingnya saja
- Telur dapat digunakan sebagai bahan kue dan masakan
- Cakar Ayam, Kepala, Ampela dan Hati bisa diolah sebagai masakan
- Sebaiknya Daging AYAM NEGERI/HORN/BROILER di rebus dulu sebelum digunakan
- Air rebusan pertama tidak digunakan sebagai kaldu.
AYAM RAS diternak atau dikembangbiakkan khusus untuk pedaging dan petelur. Jadi ayam ras untuk pedaging, setiap tiga bulan sudah bisa dijual, sedangkan pada ayam ras petelur, hanya diambil telurnya saja.
===========================================================
Apa Bedanya Telur Ayam Kampung dengan Telur Ayam Negeri??
Sejak dulu, telur ayam menjadi bahan makanan terpenting dalam diet masyarakat dunia. Telur ayam yang kaya akan protein memiliki 2 varian di Indonesia yaitu telur ayam kampung asli dan telur ayam negeri atau ayam ras. Apa perbedaannya??
Berdasarkan namanya, telur ayam kampung asli atau ayam bukan ras berasal dari ayam yang berkembangbiak dan hidup secara liar. Jenis ayam ini mengkonsumsi makanan dari alam seperti serangga, ulat dan biji-bijian. Sedangkan, ayam negeri atau ayam leghorn atau horn atau disebut juga ayam ras merupakan hasil perkembangbiakan dari peternakan dan diberi makanan/pakan yang sudah diberi vitamin dan nutrisi.
Berbeda jenis ayam, maka berbeda pula ciri telur yg dihasilkan. Telur ayam kampung asli memiliki berat sekitar 26,27 gram sampai 55,4 gram dengan ukurannya lebih kecil jika dibandingkan dengan telur ayam negeri. Karena telur ayam kampung asli jumlahnya tidak banyak, harga telur ayam kampung asli jauh lebih mahal dari pada telur ayam negeri.
Kemudian warna cangkangnya, telur ayam kampung asli memiliki warna cenderung lebih putih dengan sentuhan warna krem. Sedangkan telur ayam negri memiliki ukuran lebih besar dengan tekstur cangkang yg relatif kasar dan berwarna coklat gelap.
Perbedaan pakan antara ayam kampung asli dan ayam negeri pun punya andil dalam kandungan nutrisi didalamnya. Dalam 100 gr telur ayam negeri mengandung protein 12,4 gram, energi sebesar 154 kkal, karbohidrat 0,7 gram, kalsium 86 miligram, zat besi 3 miligram dan lemak 10,8 gram.
Selain itu dalam telur ayam negri juga terkandung vitamin A sebanyak 200 IU dan vitamin B1 0,12 miligram. Sedangkan, telur ayam kampung asli mengandung protein 12.49 g, lemak 10.02g, energi 149 kkal, vitamin A 635 IU dan karbohidrat 1.22 g.
Karena kandungan proteinnya yg lebih tinggi, maka telur ayam kampung asli sangat baik digunakan sebagai campuran jamu, Sedangkan telur ayam negri paling banyak digunakan untuk membuat kue atau biskuit karena harganya lebih murah.
===============================================================
Kelebihan daging ayam kampung asli dari pada daging ayam potong/ayam broiler
Ayam kampung asli yang dimaksudkan disini yaitu ayam lokal yang diternakkan atau dipelihara secara organik, yaitu hanya diberi pakan atau makanan alaminya atau yg diproduksi tanpa melibatkan bahan-bahan kimia dan obat-obatan tertentu. Ayam kampung asli yang bagus yaitu ayam kampung yang di ternakkan atau dipelihara oleh masyarakat di pedesaan, yang umumnya tidak dikandangkan, sehingga ayam-ayam ini mencari makanan alami mereka sendiri diladang, atau hanya diberi makan-makanan tradisional misalnya seperti sisa nasi, sisa gilingan jagung, dedak dan sebagainya. Tentu Anda sudah dapat membedakan rasa dari daging ayam kampung ini. Walaupun tekstur daging ayam kampung asli sedikit alot, cita rasa daging ayam kampung asli jauh lebih gurih dari pada ayam broiler/ayam potong. Perlu untuk kita ketahui bahwa walaupun pada saat ini telah banyak rumah atau warung makan yang menyajikan menu ayam kampung asli, tetapi belum tentu daging ayam yg disajikan tersebut berasal dari ayam kampung asli yang dipelihara secara organik. Jadi kita mungkin hanya bisa memasak sendiri dirumah, dengan mendapatkan ayam kampung asli yang langsung dari peternak, atau membeli dari produsen yg sudah terpercaya 100% organik.
Dibawah ini kelebihan dan manfaat kesehatan mengkonsumsi ayam kampung organik
Dari segi harga memang benar bahwa produk organik harganya pasti selalu lebih tinggi, termasuk juga produk hewani seperti daging ayam dan daging sapi. Selain dari masa panennya yang lebih lama, pakan/makanan ayam organik juga lebih mahal bahkan agak susah didapatkan. Akantetapi harga yang kita keluarkan setimpal dengan manfaat kesehatan yg diberikan bagi tubuh kita. Menurut sebuah penelitian tentang bakteri dan penyakit didalam makanan, untuk makan-makanan yg sehat, ayam organik merupakan pilihan yang baik bagi kesehatan tubuh kita. Berikut beberapa keunggulannya :
- Lebih tinggi Gizi
Ayam kampung asli yang dipelihara atau diternakkan tanpa dikandangkan lebih banyak memperoleh makanan alami seperti daun-daunan, serangga, dan lain sebagainya. Selain itu, ayam kampung asli yang dipelihara/diternakkan seperti ini lebih banyak menerima cahaya matahari langsung dan lebih banyak bergerak. Maka dengan demikian, selain dagingnya lebih lembut dan gurih serta lebih tinggi mengandung nutrisi dari pada ayam potong/broiler komersial.
- Mengandung sedikit Lemak
Ayam kampung asli cenderung lebih sedikit mengandung lemak dari pada ayam yang dipelihara secara komersial. Memotong daging ayam kampung asli lebih tipis akan mempercepat waktu memasaknya, dan mendapatkan protein yang lebih berkualitas sehat.
- Sedikit mengandung toksin
Mungkin hanya sedikit orang yg peduli dengan kandungan toksin yg terdapat dalam produk makanan mereka. Hal ini mungkin dikarenakan kurang diketahuinya dampak secara langsung makan daging ayam yang diproduksi nonorganik. Produk-produk unggas seperti ayam seringkali mengandung antibiotik, hormon dan bahkan pestisida, semuanya dapat berpotensial membahayakan kesehatan tubuh manusia, walaupun dampaknya mungkin akan terasa oleh tubuh manusia dalam jangka panjang. Antibiotik yg biasanya dipakai untuk pembesaran ayam komersial, kemungkinan yaitu salah satu faktor yg menyebabkan resistensi kuman pada beberapa orang. Bahkan lebih parahnya lagi sejumlah kecil hormon saja bisa mempunyai efek yang besar, misalnya seperti meningkatkan resiko penyakit kanker dan pubertas lebih awal pada anak-anak. Ayam pedaging/ayam potong biasanya juga terkena kontaminasi, seperti logam berat yg biasanya terdapat dalam beberapa pakan/makanan ayam pabrikan. Ayam yang diternakkan/dipelihara secara organik seperti ayam kampung asli sudah pasti tidak menggunakan antibiotik, hormon atau produk makanan khusus yang mungkin mengandung kontaminan logam berat.
- Kaldu lebih sehat
Selain itu kaldu tulang dari daging unggas yg diproduksi secara organik, termasuk ayam lebih tinggi dalam hal manfaat gizinya. Selain dari itu, kaldu ayam organik juga aman atau bebas dari obat-obatan, hormon dan residu insektisida. Jadi, kaldu ayam kampung organik yaitu tambahan untuk kuah sup yang sehat dan lebih lezat.
- Rasa dan aroma Lebih nikmat
Manfaat lain dari daging ayam kampung organik yaitu dalam hal rasa. Ayam yang tidak dipelihara atau diternakkan secara alami cenderung mempunyai daging yang lebih lembut dan rasanya yang lebih lengkap, dan semua orang sudah pasti akan menyukai rasa daging ayam kampung asli (organik).
Data ini kami rangkum dari beberapa sumber
Baca juga cara beternak ayam cemani, cara beternak ayam kampung, cara beternak ayam broiler/ayam pedaging, cara beternak ayam serama, cara beternak ayam petelur, cara beternak ayam kate, cara beternak ayam arab, cara beternak ayam kalkun, cara beternak ayam aduan birma, cara beternak ayam aduan bangkok dan cara beternak ayam aduan brasil
===========
Jenis-Jenis Ayam Hutan
4 Jenis Ayam Hutan - Ayam hutan Hijau atau yang lebih di kenal sebagai Gallus Varius sekarang ini bisa dengan mudah kita temukan di pasar hewan. Ayam hutan digolongkan ke dalam suku Phasianidae, suatu kelompok burung yang banyak menghabiskan waktunya di permukaan tanah.
Dahulu untuk menemukan ayam ini juga susah susah gampang. Artinya ayam ini termasuk ayam yang tergolong langka dan sulit didapat tidak seperti ayam pedaging atau ayam jenis lainnya yang dipelihara secara massal.
Ayam jenis ini biasanya banyak di ternak oleh pada kolektor ayam hias ataupun kita bisa mencarinya secara mandiri dihutan, namun hal itu jelas sangatlah sulit sekali.
Ayam hutan digolongkan ke dalam suku Phasianidae
Jenis-Jenis Ayam Hutan
Terdapat 4 spesies ayam hutan yang kebanyakannya tersebar di Asia. Keempat jenis ayam hutan tersebut yaitu :
- Ayam hutan merah/Red Junglefowl (Gallus gallus, Linnaeus, 1758)
- Ayam hutan hijau/Green Junglefowl (Gallus varius Shaw, 1798)
- Ayam hutan abu-abu/Grey Junglefowl (Gallus sonneratii Temminck, 1813)
- Ayam hutan Srilangka/Ceylon Junglefowl (Gallus lafayetii, Lesson 1831)
Perbedaan Jantan Dan Betina Ayam Hutan
Ayam hutan Jantan berbulu sangat indah.
Sementara ayam hutan betina berwarna suram. Pada saat musim berbiak, ayam hutan jantan akan sibuk berlenggak-lenggok memperlihatkan keelokan bulunya, untuk memikat sang betina.
Selain bulunya yang indah, ayam hutan ini juga sering mengeluarkan suara yang nyaring dan merdu. Pada bagian kaki dilengkapi taji yang runcing untuk mengais permukaan tanah dan untuk bertarung.
Dalam hal merawat ayam hutan ternyata tidaklah mudah. Namun jangan juga di anggap sulit. akan tetapi bagi mereka para pecinta ayam hias, ternyata ayam hutan asli dapat dipelihara dengan baik dan dapat berumur panjang.
Pemeliharaan dan perawatan jenis ayam hutan ini biasanya memiliki perlakuan yang berbeda dengan perlakuan ayam pada umumnya.
Karena umur ayam hutan agak panjang dan kemudian ayam ini juga bukan untuk dikonsumsi seperti ayam peternak dan petelur pada umumnya.
Kerabat dekat ayam hutan dalam suku ini meliputi: burung Puyuh, merak, Sempidan dan Kuau.
Sarang ayam hutan
Di dalam hutan sarang dibangun dari ranting dan daun-daun kering di atas tanah. Saat senja, burung jantan dan betina yang tidak mengeram telur, akan terbang ke atas pohon untuk tidur sekaligus untuk menghindari pemangsa.
Ayam Hutan
Ayam hutan memiliki beragam jenis, diantaranya yaitu:
a. Ayam Hutan Hijau atau Gallus Various.
Ciri cirinya :
Ayam hutan hijau jantan pada umumnya memiliki ukuran panjang tubuhnya sekitar 70 centimeter dan bobot badannya kuranglebih mencapai 0,7-1,5 kg.
Bulu leher kecil-kecil, merah kekuning-kuningan, pial tunggal, jengger bulat rata, dan bunyi kokoknya ce-ki-krek.
Bulu pada bagian dada hitam bercampur hijau mengkilap dengan ujung ke kuning-kuningan dan bulu ekor panjang melengkung.
Sementara untuk Ayam hutan hijau betina memiliki panjang tubuh kira-kira 40 cm, warna bulunya kuning pucat, bobotnya 0;5 – 0,8 Kg.
b. Ayam Hutan Kelabu atau Gallus sonneratii.
Ciri cirinya :
Ayam hutan jenis ini berukuran sedang, Ayam Hutan Kelabu atau Gallus sonneratii jantan memiliki panjang sekitar 80 cm.
Sementara Ayam hutan kelabu betina berukuran lebih kecil, dengan panjang tubuh sekitar 38cm.
Pada Ayam hutan kelabu jantan terdapat bercak putih di telinga, paruh berwarna kuning kecoklatan, iris mata kuning, dan pada bagian sisi bawah tubuh berwarna kelabu bergaris putih dan kakinya berwarna kuning kemerahan terang dengan sebuah taji yang cukup tajam.
serta memiliki bulu-bulu leher dan tengkuk berwarna kelabu serta memiliki bintik hitam-putih dan memiliki kulit muka merah.
Ayam hutan kelabu jantan juga memiliki ekor hitam keunguan dengan bulu tengah ekor yang panjang dan melengkung ke bawah.
Ayam kelabu betina pada umumnya menetaskan antara tiga sampai lima butir telur berwarna putih atau putih kemerahan yang dierami oleh induk selama kurang lebih tiga minggu.
Ayam hutan kelabu banyak terdapat dan berhabitat di hutan tropis bercuaca kering di India bagian tengah, barat dan selatan.
c. Ayam hutan Merah atau Gallus-gallus.
Ayam hutan merah merupakan jenis ayan hutan yang penyebarannya sangat luas, antara lain di Indonesia, India dan China.
Ayam hutan jenis ini juga memiliki 5 sub spesies, antara lain: gallus-gallus di Sumatra gallus-gallus bankiva di Pulau Jawa dan Madura dan Sulawesi.
Sedangkan ketiga spesies lainnya terdapat di luar Indonesia, yaitu di Myanmar dan vietnam terdapat gallus-gallus spadiceus, di India dan Bangladesh terdapat gallus-gallus murghi, dan di China Selatan dan Hainan terdapat gallus-gallus jaboullei.
Untuk Ayam Hutan Merah (Gallus-gallus bankiva) yang terdapat di pulau Jawa dan Madura mempunyai bobot dewasa jantan 0,7 Kg dan betina 0,4 Kg.
Belum ada Komentar untuk "Mengenal berbagai jenis ayam "
Posting Komentar