YANG PERLU DILAKUKAN DALAM PEMELIHARAAN AYAM

KARAKTERISTIK BERBAGAI JENIS AYAM Ayam asal luar negri - Ayam Saigon yang merupakan ayam petarung dengan postur tubuh yang besar dan tinggi diatas rata –rata dengan ayam petarung jenis lainnya. Ayam Saigon ini juga sudah masuk ke negara Indonesia sesudah ayam Bangkok masuk terlebih dahulu dan menjadi populer. Ayam saigon juga termasuk yang terkuat dan tertangguh di banding dengan ayam aduan lainya, ayam ini memiliki banyak keunggulan salah satunya yakni paling tahan pukulan di karenakan ototnya yang berserat. Cuma ada beberapa kekurangan dari ayam saigon diantaranya yaitu pola tarung ayam saigon ini terkesan lamban dan kurang bagus, dan juga tidak pandai mencari peluang ketika bertarung. Sehingga ayam ini tidak terlalu populer dan peminatnya tidak terlalu banyak.

Salah satu Ciri khas dari ayam Saigon adalah kepalanya yang tidak ditumbuhi bulu atau botak sehingga mudah dikenali. Di bagian kepala hingga leher ayam saigon ini tidak di tumbuhi bulu layaknya seperti ayam aduan yang lain.
Namun ada juga beberapa ayam saigon mirip dengan ayam bangkok yang berukuran besar dan memiliki bulu di sekitar kepalanya. Dan Bobot tubuhnya lebih berat dan juga kulit dari ayam saigon lebih tebal dari pada ayam bangkok ataupun ayam aduan lainnya.

Berikut ini beberapa Ciri khas dari ayam saigon:

  1. Ciri khas yang pertama dari ayam saigon yaitu botak dibagian kepala hingga sebagian dari leher. 
  2. Bentuk postur tubuh, Ayam Saigon yang asli terlihat besar, tinggi dan tegap. Ayam saigon ori juga memiliki bobot badan yang lebih berat dibanding dengan jenis ayam aduan lainnya.
  3. Ayam Saigon asli ini memiliki Taji yang besar dan pada umumnya jarang yang tumbuh panjang.
  4. Bulu ayam saigon ori atau ayam saigon asli terlihat tipis dan ekor pendek.
  5. Memiliki Tulang yang kuat, besar serta padat.

============

KELEBIHAN ATAU KEUNGGULAN BETERNAK AYAM PEDAGING SERTA KEKURANGAN MEMELIHARA AYAM BROILER/AYAM PEDAGING 

Tujuan umum beternak broiler 

Broiler merupakan istilah untuk ayam hasil teknologi, ayam pedaging adalah ayam yang dipelihara dengan tujuan untuk mencapai bobot sampai 2 kg dengan daging yang bagus tanpa membedakan jantan dan betina, dalam hal pertumbuhan sudah tidak diragukan.
Budidaya Ayam pedaging atau ayam broiler saat ini lebih banyak dipelihara oleh masyarakat karena mudah dalam hal pemeliharaannya dan cepat dipanen apabila dibandingkan dengan ayam jenis lainnya.

Keuntungan budidaya Ayam pedaging

Keunggulan ayam jenis ini adalah pertumbuhan yang relatif cepat pada umur 1-5. ayam pedaging / broiler setelah berumur 6 minggu besarnya sudah sama dengan ayam kampung dewasa yang dipelihara selama 8 bulan. beternak ayam ada dua masa pemeliharaan yaitu masa pemeliharaan awal atau starter  dan masa pemeliharaan akhir atau finisher Pemeliharaan ayam pedaging ini mempercepat perputaran modal peternak.

Kelemahan atau kekurangan beternak 

Kelemahan dari ayam pedaging / ayam broiller adalah memerlukan atau membutuhkkan pemeliharaan secara intensif dan cermat, relatif lebih peka terhadap serangan penyakit dan sulit beradaptasi pada lingkungan. 
Pertumbuhan ayam jenis ini paling cepat terjadi sejak menetas sampai umur 4-6 minggu kemudian akan mengalami penurunan dan terhenti sampai mencapai dewasa. 

==========

YANG PERLU DILAKUKAN DALAM PEMELIHARAAN AYAM

3 TAHAP DALAM MENJAGA KESEHATAN AYAM

Perawatan ayam - Pada setiap peternakan hal utama yang perlu diperhatikan adalah mengenai tatalaksana kesehatan ternak, dimana hal inilah yang akan menentukan keberhasilan ternak untuk dapat berproduksi dengan optimal. Tujuan akhir usaha budidaya ayam broiler adalah ayam tubuh sehat, potensi genetic (performance) tercapai standar sesuai dengan jenis (strain) ayam yang dipelihara.
kemudian faktor yang sangat berpengaruh pada kesehatan ternak adalah lingkungan, jika lingkungan disekitar kandang kotor akan memudahkan berkembangnya penyakit yang menyerang ayam peliharaan kita.
secara fisik ciri-ciri ayam yang sehat antaran lain yaitu : Gerakan lincah dan aktif, Muka dan mata ayam cerah (tidak mengantuk), Nafsu makan dan minum ayam baik, Berbulu cerah berminyak, bulu tidak kusam dan tidak berdiri, Berdiri tegak, kaki kokoh, dan bentuk tubuh proporsional, Berat badan sesuai dengan umur (standar), Sayap tidak jatuh dan posisi kepala terangkat dengan baik, Tidak terdengar gejala pernapasan bersuara (ngorok) atau batuk, Anus bersih tidak ada kotoran yang menempel.
Selain manajemen pemeliharaan yang baik, manajemen kesehatan ternak juga amat berperan dalam menentukan keberhasilan usaha. 

TAHAP DALAM MENJAGA KESEHATAN AYAM
Kegiatan manajemen kesehatan unggas terutama meliputi program biosecurity, vaksinasi, dan medikasi, berikut ini kita akan membahas satu persatu:

1. Biosecurity
Yang dimaksud dengan Biosecurity yakni semua tindakan pertama untuk pengendalian wabah penyakit pada unggas dan dilakukan untuk mencegah semua kemungkinan penularan dengan peternakan tertular dan penyebaran penyakit 
Biosecurity mencakup beberapa hal diantaranya : pertama, Meminimalkan keberadaan penyebab penyakit, kedua meminimalkan kesempatan agen penyakit berhubungan dengan induk semang dan yang ketiga membuat tingkat kontaminasi Lingkungan oleh agen penyakit seminimal mungkin.

2. Vaksinasi
Vaksinasi merupakan usaha pencegahan terhadap penyakit ternak tertentu dengan memberikan atau menyuntikkan vaksin untuk memberikan kekebalan tubuh ternak terhadap penyakit. Vaksinasi yang tepat dan benar dapat mencegah penyakit pada ayam, Vaksinasi umumnya dilakukan untuk mencegah serangan penyakit yang disebabkan virus. Program vaksinasi dilakukan sebanyak tiga kali setiap periode pemeliharaan. Vaksinasi terdiri dari ND 1 dilaksanakan pada umur 4 hari dengan metode tetes mata, Gumboro dilaksanakan pada umur 13 hari dengan metode air minum, dan ND 2 dilaksanakan pada umur 19 hari dengan metode air minum

3. Isolasi
isolasi merupakan serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk memisahkan ayam dari serangan kuman pathogen penyebab penyakit dan menghindari penularan penyakit dari ternak yang sakit ke ternak yang sehat untuk memudahkan dalam pengobatan. Ayam sakit harus ditempatkan dalam kandang tersendiri atau kandang karantina yang jauh dari ayam sehat.
kerugian jika ayam komersil terserang penyakit adalah sebagai berikut:
  1. Tingkat kematian yang relatif tinggi
  2. Konversi pakan yang tinggi
  3. Tingkat pertumbuhan menurun dan BB lebih rendah dari standar
  4. Pertumbuhan ayam tidak merata, lemas dan mudah mati
  5. Performa ayam jadi jelek dan karkas berwarna merah
  6. Biaya produksi menjadi tinggi

Belum ada Komentar untuk "YANG PERLU DILAKUKAN DALAM PEMELIHARAAN AYAM"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel