Ciri ciri ayam Birma Dan ciri ciri ayam Brahma dan penyakit-penyakit yang sering menjangkit ternak ayam
KARAKTERISTIK ATAU CIRI KHAS JENIS AYAM ADUAN BIRMA
Jenis ayam aduan import / Birma
Ayam Birma - Ayam Birma atau disebut juga burma adalah jenis ayam jago atau ayam aduan yang berasal dari negara Myanmar, Ayam Birma ini sangat populer di kalangan penghobi sabung ayam Indonesia dan karena memang ayam ini berkualitas diarena sabung ayam. salah satu ciri khas dari ayam birma / burma adalah bentuk tubuhnya yang kecil dan langsing dan tentunya sangat lincah ketika bertarung. ayam birma asli dari myanmar berbentuk relati lebih kecil jika dibandingkan dengan ayam bangkok asli. ayam jenis ini memiliki bulu yang lebih tebal dan panjang di bagian sayap, lebih lebat dari ayam bangkok, ataupun ayam aduan jenis lain.
Ciri Fisik Ayam Birma / Burma
Secara umum fisik ayam burma / birma memiliki karakteristik antara lain sebagai berikut :
- Ayam birma asli dari Postur tubuh mirip dengan ayam kampung yang terdapat diindonesia.
- Sebagian besar rata-rata berat badan ayam birma / burma asli kurang dari 3 kg.
- Memiliki berbagai macam corak warna bulu.
- Jari-jari kaki yang kecil dan memanjang
- Tulang di badan ayam birma asli yang cenderung kecil dan agak tipis
Kelebihan Ayam Birma / Burma
Kepopuleran ayam birma di indonesia ini karena kelebihannya yang tidak dimiliki oleh ayam jenis lainnya. Ayam birma Asli memiliki gaya bertarung khas yang berbeda dengan ayma aduan jenis lainnya.
- Sangat gesit dan lincah
- Pandai mencari celah ketika bertarung
- Ayam birma asli memiliki Refleks yang baik
- Ayam birma asli juga memiliki pukulan keras yang akurat
- Memiliki warna bulu bervariasi yang sangat bagus
Kekurangan Ayam Birma
Selain memiliki banyak kelebihan ayam birma / burma seperti yang disebutkan diatas, ayam aduan jenis ini juga memiliki kekurangan, diantaranya yaitu:
- Kekurangan ayam birma yang pertama yaitu Ukuran tubuh yang kecil
- Tulangan ayam birma asli lebih kecil dan tipis dibanding dengan ayam aduan jenis lain seperti ayam bangkok
- Ukuran kaki yang lebih kecil
- Kekurangan ayam birma yang terakhir adalah ayam birma pada umumnya tidak mampu bertarung dalam waktu yang lama (nafas pendek).
===============
BETERNAK AYAM
CIRI KHAS AYAM BRAHMA DAN ASAL USUL BRAHMA
Ciri Khas / karakteristik Ayam Brahma - Ayam brahma ini asal usulnya dari india, unggas asal India ini merupakan jenis ayam hias bukan pedaging. Di Indonesia sendiri para pemilik ayam jenis ini masih jarang, jika dipelihara ayam brahma ini bisa menjadi alternatif sebagai ayam petelur bahkan juga sebagai ayam pedaging.
ayam brahma betina dewasa dapat mencapai rata-rata berat 4 kg dan ayam brahma jantan dewasa bisa mencapai bobot 6-7 kg. salah satu keistimewaan dari ayam jenis ini, dikarenakan produktifitas yang cukup bagus. Sehingga bisa dipelihara sebagai ayam petelur.
Dengan postur tubuh yang super besar ini ayam brahma dapat di kategorikan jumbo. selain itu pertumbuhan ayam brahma juga sangat bagus, ayam brahma juga memiliki keunggulan dalam tingkat daya tetas dalam masa berkembang biak.
perlu kita ketahui juga bahwa tidak hanya satu jenis saja pada unggas ini.
Ayam brahma memiliki beberapa ciri-ciri fisik, antara lain sebagai berikut ini:
- Berat rata-rata jantan dewasa bisa mencapai 6-7 kg
- Bobot betina dewasa kurang lebih 4 kg
- Ayam brahma dewasa bisa mencapai tinggi 70 cm
- Bulu-bulu yang tumbuh ke kaki
- Ayam Brahma memiliki beberapa varietas.
Jenis-jenis Ayam Brahma
- Light Brahma
- Blue Brahma
- Dark Brahma
- Columbian Light Brahma
- Salmon
- Isabel
===============
Jenis-jenis penyakit yang paling umum menyerang unggas / ayam
Dibawah ini beberapa contoh jenis-jenis penyakit yang paling umum menyerang unggas / ayam, gejala penyakit ayam, dan cara penanggulangan penyakit pada ayam.
3 macam penyakit unggas / ayam
1. Fowl Cholera/ Kolera Unggas / Ayam (Pasterurolosis)
Yang menyebabkan penyakit owl Cholera / Kolera Unggas / Ayam (Pasterurolosis) adalah Pasteurella multocida (parasit). Pakan, air, dan hewan liar yang sudah terkontaminasi bakteri ini bisa menjadi jembatan penyakit mematikan ini. Pada umumnya unggas atau Ayam menderita diare dengan kotoran berwarna kekuningan dan kehijauan. ayam yang terkena penyakit ini juga akan mengalami nyeri sendi, kesulitan bernapas, dan kepalanya berubah gelap atau berwarna biru.
2. Penyakit Cacing Mata Pada Unggas / Ayam
Cacing mata pada unggas atau ayam yakni penyakit yang disebabkan oleh infestasi parasit cacing yang tinggal di mata inang khususnya di saccus conjunctiva, ini juga termasuk jenis penyakit yang berbahaya bagi ternak ayam. Cacing ini senang tinggal di balik kelopak mata (membrane nyctitans) unggas / ayam.
Penyebab cacing mata pada ayam: Penyebab penyakit cacing mata pada unggas atau ayam adalah O.mansoni.
Gejala Klinis ayam yang terkena penyakit cacing mata : ayam yang terinfeksi penyakit ini menunjukkan gejala opthalmitis (radang pada mata), conjunctivitis (radang pada conjunctiva), kerusakan kornea mata dan mengganggu daya pandang mata dan Mata ayam akan terlihat kotor karena banyak eksudat dan basah.
3. Penyakit Snot Pada Unggas / Ayam
Penyakit Snot Dapat Menyerang Ayam Semua Umur Dan Terutama Menyerang Anak Ayam, Penyakit Snot Atau Coryza Di Sebabkan Oleh Bakteri Haemophillus Gallinarum.
Biasanya Penyakit Snot Atau Coryza Muncul Akibat perubahan Musim, Perubahan Musim Biasanya Akan Mempengaruhi Angka Kesehatan Ayam. Penyakit jenis ini banyak Di Temukan Di Daerah Tropis.
Cara Penularan Snot Atau Coryza Pada Unggas / Ayam
Penyakit ayam jenis ini dapat Menular Melalui Kontak Langsung Dengan Ayam Yang Sakit, Dapat juga menular Melalui Udara, Debu, Wadah atau tempat Pakan, Dan Petugas Kandang.
Gejala Klinis Snot Atau Coryza
Ayam Secara Klinis akan Menunjukan Tanda Sebagai Berikut :
- Ayam Terlihat Mengatuk Dengan Sayap Turun Dan Mengantung.
- Pengeluaran Cairan air Mata.
- Pembengkaan Di Daerah Sinus Infra Orbintal.
- Tanda lainnya yaitu Keluar Lendir Dari Hidung, Kental Berwarna Kuning Dan Bebau Khas / bau busuk.
- Napsu Makan ayam dan Pertumbuhan Melambat.
- Ada Kerak Di Dalam Hidung.
- Ayam Ngorok Dan Sukar Bernafas.
Pengendalian penyakit ayam ( snot atau coryza)
Upaya Pencegahan Yang Dapat Di Lakukan Adalah Dengan Menjaga Kebersihan Kandang Dan Lingkungan kandang ayam. Kandang ayam sebaiknya Terkena Matahari Langsung Sehingga Mengurangi Kelembaban.
=========
Tujuan Pengadaan Kandang Ayam
1. Fungsi Kandang Ayam
Pada pemeliharaan ayam secara intensif, kandang dan peralatan di dalamnya mutlak di perlukan, tidak bisa diabaikan. Kegunaan atau fungsi kandang selain sebagai tempat tinggal ayam juga sebagai tempat bekerja bagi peternak dalam melayani kebutuhan hidup ayam tersebut. Misalnya, memberi makan - minum, mengobati ayam yang sakit atau membersihkan kandang dari berbagai kotoran. Kandang dan perlengkapan yang baik serta memenuhi syarat akan membuat ayam merasa betah dan nyaman. Kandang ayam seperti itu menghindarkan ayam dari iklim buruk seperti panas dan hujan serta gangguan binatang seperti musang, tikus, ular, dan sebagainya. Kondisi kandang ayam yang nyaman memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan dan pertumbuhan ayam tersebut. Oleh karena nya, kandang ayam dengan perlengkapannya turut menentukan keberhasilan suatu usaha ternak ayam.
2. Hal-hal yang perlu di perhatikan sebelum membangun kandang ayam
Jika usaha ternak ayam cemani akan di usahakan dalam skala yang besar maka seluruh perhitungan harus berdasar untung - rugi secara bisnis. demikian pula dalam menentukan lokasi atau lahan. Dalam perencanaanya harus di perhitungkan hal - hal seperti harga tanah, sumber air, listrik, tenaga kerja, pasar, sarana jalan dengan transportasinya. Prospek pemasaran juga juga harus dianalisis secara cermat. jika prospek pemasarannya lemah sedang produksi baik maka akan membahayakan kelangsungan usaha peternakan itu. bila produksi ayam sulit di jual tentu perusahaan akan kekurangan uang kas untuk membeli makanan ternak maupun membayar upah buruh. Untuk keperluan ini memang dibutuhkan penelitian pasar. Nah, setelah melakukan penelitian terhadap lokasi usaha ternak ayam cemani dan secara ekonomis menguntungkan, maka langkah selanjutnya adalah membangun kandang.
Agar ayam cemani yang di pelihara dalam kandang tetap sehat maka pada saat membangun kandang harus memperhatikan beberapa persyaratan sebagai berikut.
1. Letak kandang ayam
Letak kandang ayam hendaknya di tempat tertinggi dari lingkungan sekelilingnya agar pada musim hujan tidak tergenang air. Namun demikian pembuatan sistem drainase di sekitar kandang ayam mutlak di perlukan. Selain itu isi kandang ayam juga harus di perhatikan dalam pembuatan kandang. Letak kandang ayam kutuk (anakan) harus terpisah jauh dari kandang ayam dewasa karena ayam kutuk (anakan) masih sangat peka terhadap penyakit. menempatkan ayam kutuk (anakan) dengan ayam dewasa maupun ayam babon dalam satu kandang merupakan suatu kesalahan besar karena dapat menimbulkan kematian pada ayam itu. kematian itu akibat di patuki atau di kerubut oleh ayam lain serta terkena penyakit.
2. Ventilasi Kandang Ayam
Setiap kandang ayam yang di bangun harus mempunyai ventilasi (saluran udara) yang cukup sehingga dapat menjamin keluar masuknya udara secara berkesinambungan. Dengan demikian udara dalam kandang ayam selalu terasa segar dan sehat sehingga fungsi biologis yang berkaitan dengan proses pernafasan berlangsung baik. Di samping itu, juga dapet menghilangkan gas-gas yang timbul akibat menumpuknya kotoran ayam.
3. Sinar Matahari
Posisi kandang ayam hendaknya menghadap ke timur sehingga sinar matahari pagi dapat masuk ke dalam kandang. Sinara matahari pagi ini merupakan vitamin D serta dapat membunuh kuman - kuman penyakit. selain itu, dinding bagian depan hendaknya di buat terbuka, misalnya dari kawat ram dan sebagainya.
4. Kelembapan udara dalam kandang ayam
Kelembapan udara yang tinggi dalam kandang ayam dapat memberikan pengaruh negatif terhadap kesehatan ayam cemani. pada kelembapan tinggi, udara menjadi basah sehingga ayam yang berada dalam kandang mudah terserang penyakit pernafasan seperti pilek atau ngorok. untuk menjaga agar udara dalam kandang ayam tidak terlalu lembab, maka perlu di usahakan agar sinar matahari dapat masuk kedalam kandang ayam sehingga lantai kandang menjadi kering.
5. Pohon pelindung
Disekitar kandang ayam ada baiknya di tanami pohon pelindung yang bermanfaat seperti pohon petai, durian, mangga, jambu, atau pohon - pohon lainnya. Dengan lindungan pohonan, udara di dalam maupun di sekitar kandang ayam akan terasa nyaman dan segar.
6. Lantai kandang ayam
Lantai kandang ayam sebenarnya ada dua macam yaitu lantai litter (beralas) dan lantai renggang (slat). Lantai beralas dapat di buat dengan bahan yang tahan lama misalnya lantai semen, papan, atau batu bata. sedangkan lantai renggang, alas nya dapat di buat dari bahan kayu, bambu atau kawat. Sebagai bahan litter untuk lantai beralas dapat di gunakan campuran dari 3 bagian pasir, ½ bagian kapur tohor dan ¼ bagian serbuk arang. Bahan lain yang dapat di pakai sebagai litter adalah perbandingan 6 bagian sekam dan 1 bagian kapur tohor. Campuran bahan - bahan di atas di aduk merata dan di taburkan pada dasar lantai kandang ayam sampai ketebalan 10 - 15 cm. Fungsi dari kapur tohor adalah untuk membunuh hama penyakit dan fungsi dari serbuk arang adalah mengisap racun yang ada dalam kandang.
7. Dinding kandang ayam
Kontruksi dinding kandang ayam di buat agar udara ruangan dalam keadaan segar dan nyaman. Disamping itu kandang tampak terang karena cukup sinar matahari serta menahan angin langsung dan hujan. pada daerah yang berhawa panas, dinding di usahakan banyak berlubang, sedang pada daerah dingin dan banyak curah hujannya, dinding kandang ayam di buat rapat dengan sedikit lubang.
8. Pintu kandang ayam
Pintu kandang ayam di buat dengan ukuran cukup sehingga peternak dapat masuk tanpa mengganggu ternak ayam. Apa bila kandang ayam itu terdiri - dari petak - petak maka tiap petak perlu di pasang pintu yang membuka ke arah dalam.
9. Luas kandang ayam yang baik
Luas kandang ayam harus ideal. Artinya, jumlah ayam yang di tampung tidak berlebihan atau longgar, jumlah ayam yang berlebihan dalam satu kandang menyebabkan ayam menjadi kurang sehat dan gampang terserang penyakit sedang bila terlalu longgar berarti pemborosan. gambaran kandang ayam yang ideal adalah sebagai berikut :
- Tiap meter persegi kandang ayam dapat di huni oleh 20 anak ayam berikut satu atau dua induknya. sedang dalam pemeliharaan buatan (induk tiruan), tiap meter persegi dapat menampung 25 - 30 ekor anak ayam.
- Bagi ayam remaja (ayam dara) luas kandang satu meter persegi dapat di huni antara 10 - 18 ekor ayam cemani
- Sementara ayam cemani yang bertelur, tiap meter persegi dapat di huni 7 ekor ayam betina cemani dan satu ekor ayam jantan. sedangkan ayam cemani remaja yang di lepas maka fungsi kandang hanya untuk bermalam sehingga jumlah ayam per meter perseginya dapat lebih banyak.
Belum ada Komentar untuk "Ciri ciri ayam Birma Dan ciri ciri ayam Brahma dan penyakit-penyakit yang sering menjangkit ternak ayam "
Posting Komentar